Bahan Ajar Bangun Ruang Sisi Datar (Unsur-Unsur Balok) [Slide Show PPt]

Pada postingan kali ini, aku pengen berbagi bahan ajar berupa slide show dalam format Power Point untuk siswa kelas VIII SMP Semester 2  bab Bangun Ruang Sisi Datar Balok.

Untuk sementara aku cuma mau share materi unsur-unsur balok… untuk materi selanjutnya tunggu postingan lainnya ya…. 🙂

Semoga Ini bisa bermanfat untuk ibu/bapak guru yang ingin memberikan pembelajaran matematika kepada siswanya dengan bantuan media pembelajaran.

Contoh Slide PPtnya seperti gambar dibawah ini:

Gambar

(lebih…)

Iklan

Definisi Belajar Menurut Para Ahli

Dalam kesempatan kali ini, aku pengen ngeshere Definisi Belajar menurut para ahli. Definisi ini didapat dari tugas mata kuliah Seminar Usul Penelitian. Semoga dengan adanya ini dapat membantu teman-teman yang ingin mengetahui definisi belajar menurut para ahli tanpa perlu membeli banyak buku. Selamat membaca.

 Belajar Motivasi-Belajar

  1. Dimyati dan Mudjiono (2006) : Belajar merupakan suatu proses internal yang kompleks, yang terlibat dalam proses internal tersebut adalah yang meliputi unsur afektif, dalam matra afektif berkaitan dengan sikap, nilai-nilai, interes, apresiasi, dan penyesuaian perasaan sosial. (lebih…)

[Kisah Inspiratif] Belajar dari Kentang Busuk.

Satu lagi pelajaran bagi kita yang masih memiliki sifat pendendam. Coba deh simak cerita inspiratif di bawah ini:

Pada suatu hari di sebuah sekolah dasar, seorang guru mengadakan permainan dengan para muridnya. Saat itu, semua murid telah membawa kantong plastic transparan beserta beberapa kentang kecil.

Kemudian ibu guru berkata, “Anak-anak, apakah ada di antara kalian yang mempunyai rasa tidak senang atau benci kepada yang lain?”  (lebih…)

Metode Mengajar (metode pemecahan masalah “problem solving” dan metode studi lapangan) [Makalah]

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Dalam dunia pendidikan umumnya dan proses pendidikan khususnya, penggunaan metode yang tepat dalam pengajaran merupakan hal sangat penting diperhatikan, karena keberhasilan pengajaran sangat tergantung kepada cocok tidaknya penggunaan metode pengajaran terhadap suatu topik yang diajarkan sehingga tujuan pengajarannya tercapai dengan baik.
(lebih…)

Karakteristik Sekolah Menengah Umum

PEMBAHASAN

Sekolah Menengah Umum (SMU) adalah bentuk satuan pendidikan menengah yang menyelenggarakan program pendidikan tiga tahun setelah sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP). Karakteristik pendidikan SMU dapat dilihat sekurang-kurangnya dari tiga segi, yaitu:
a. Tujuan Pendidikan
b. Kurikulum
c. Peserta Didik
(lebih…)

Rahasia Matematika [Angka dan Keunikannya]

Coba lihat keunikan berikut ini :

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111

(lebih…)

AL-QUR’AN DAN HADITS [MAKALAH]

A. DEFENISI DAN KEUTAMAAN AL-QUR’AN

1. Pengertian Wahyu

Secara Bahasa (Etimologi)

Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (قرأ) yang bermakna Talaa (تلا) [keduanya bererti: membaca], atau bermakna Jama’a (mengumpulkan, mengoleksi). Anda dapat menuturkan, Qoro-’a Qor’an Wa Qur’aanan (قرأ قرءا وقرآنا) sama seperti anda menuturkan, Ghofaro Ghafran Wa Qhufroonan (غفر غفرا وغفرانا). Berdasarkan makna pertam a (Yakni: Talaa) maka ia adalah mashdar (kata benda) yang semakna dengan Ism Maf’uul, ertinya Matluw (yang dibaca). Sedangkan berdasarkan makna kedua (Yakni: Jama’a) maka ia adalah mashdar dari Ism Faa’il, ertinya Jaami’ (Pengumpul, Pengoleksi) kerana ia mengumpulkan/mengoleksi berita-berita dan hukum-hukum.
(lebih…)

HADITS [Sejarah, Pengumpulan dan Klasifikasinya]

A.    Pengertian Hadits

Hadits (bahasa Arab: ثيدحلا, ejaan KBBI: Hadis) adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad. Hadits sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur’an.

(lebih…)

Layanan Orientasi dalam BK Karier untuk Kelas [Makalah]

BAB I

PENDHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dasar pertimbangan atau pemikiran tentang penyelenggaraan bimbingan dan konseling di Sekolah/Madrasah, bukan semata-mata terletak pada ada atau tidak adanya landasan hukum, undang-undang atau ketentuan dari atas, namun yang lebih penting adalah menyangkut upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya secara optimal (menyangkut aspek fisik, emosi, intelektual, sosial, dan moral-spiritual). Salah satu bidang bimbingan dalam bimbingan dan konseling adalah bimbingan karir.

(lebih…)

Layanan Informasi [Makalah]

BAB I

PENDAHULUAN

A.          Latar Belakang Masalah

Dalam situasi global membuat kehidupan semakin kompetitif dan membuka peluang bagi manusia terutama siswa dan mahasiswa mancapai status dan tingkat kehidupan yang lebih baik. Dampak positif dari kondisi global telah mendorong manusia untuk terus berfikir, dan meningkatkan kemampuan. Untuk mangatasi hal tersebut perlu disiapkan sumber daya manusia yang bermutu. Manusia atau sumber daya manusia yang bermutu adalah manusia yang sehat jasmani dan rohani, bermoral, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara professional, serta dinamis dan kreatif (Syamsu Yusuf, BK 2008). Hal ini sesuai dengan visi dan misi pendidikan nasional.

(lebih…)